1. Ekshibisionisme
Definisinya adalah seseorang mendapatkan kepuasan seksual dengan memamerkan bagian genitalnya sendiri kepada orang asing yang tidak mau melihatnya. Bagi seorang ekshibisionis, kepuasan berasal dari reaksi orang lain, yang secara keliru diduga (oleh si penderita) sebagai ekspresi kepuasan seksual.
Kepuasan seksual diperoleh penderita saat melihat reaksi terperanjat, takut, kagum, jijik, atau menjerit dari orang yang melihatnya. Kemudian hal tersebut digunakan sebagai dasar untuk fantasi masturbasi. Orgasme dicapai dengan melakukan masturbasi pada saat itu juga atau sesaat kemudian.
2. Voyeurisme
Ciri utama voyeurism (di dunia kedokteran dikenal sebagai skopofilia) adalah adanya dorongan yang tidak terkendali untuk secara diam-diam mengintip atau melihat wanita yang sedang telanjang, melepas pakaian, atau melakukan kegiatan seksual.
Penderita biasanya memperoleh kepuasan seksual dari ‘tontonan’ tersebut. Wanita yang diintip biasanya tak dia kenal. Mengintip menjadi cara eksklusif untuk mendapatkan kepuasan seksual. Anehnya, ia sama sekali tidak menginginkan berhubungan seksual dengan wanita yang diintip. Kepuasan orgasme biasanya didapat dengan cara masturbasi.
Uniknya, voyeurism sejati tidak terangsang jika melihat wanita yang tidak berpakaian di hadapannya. Mereka hanya terangsang jika mengintipnya. Dengan mengintip mereka mampu mempertahankan keunggulan seksual tanpa perlu mengalami risiko kegagalan atau penolakan dari pasangan yang nyata.
3. Frotteurisme
Menggosokkan badan atau memeluk orang lain yang tidak mau. Hal seperti itu banyak ditemukan di tempat-tempat di mana kita mau tidak mau berdesak-desakan satu sama lain, contohnya di kereta atau di bis yang penuh sesak.
4. Pedofilia
Istilah yang sering sekali kita dengar. Orang dewasa, terutama pria, yang mencari kontak fisik dan seksual dengan anak-anak prapubertas yang tidak mau berhubungan dengan mereka.
Sekitar dua pertiga korban kelainan ini adalah anak-anak berusia 8 – 11 tahun. Kebanyakan paedofilia menjangkiti pria, namun ada pula kasus wanita berhubungan seks secara berulang dengan anak-anak. Kebanyakan kaum paedofil mengenali korbannya, misalnya saudara, tetangga, atau kenalan. Kaum paedofil dikategorikan dalam tiga golongan yakni di atas 50 tahun, 20-an hingga 30 tahun, dan para remaja. Seremnya lagi, sebagian besar mereka adalah para heteroseksual dan kebanyakan sudah menjadi ayah.
5. Sadomasokisme
Sadisme seksual dan masokisme. Sadisme – mengambil nama dari Marquis de Sade (1740-1814) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kenikmatan atau rangsangan seksual yang diperoleh dengan menimbulkan nyeri atau menyiksa pasangannya. Semakin sakit, semakin terangsang.
Masokisme – nama pengarang terkenal lain tentang eksploitasi seksual, Leopold von Sacher-Masoch (1836-1895) menggambarkan keinginan untuk mendapatkan nyeri dan kenikmatan seksual dari siksaan atau hinaan (secara fisik atau verbal).
Penderita sadistik mendapatkan kepuasan seksual dari menimbulkan rasa sakit dan/atau hinaan, sedangkan masokistik mendapatkan kepuasan seksual dari menerima rasa sakit dan/atau hinaan. Aktivitas seksual sadomasokistik ditandai oleh teknik yang melibatkan dominasi dan penyerahan ekstrim dan dengan memberi dan menerima siksaan. Sebagian besar penderita adalah wanita. Disebut sadomasokistik karena pelakunya memiliki sisi sadistik dan masokistik dari kepribadian mereka. Tetapi, walaupun banyak yang bertukar peran, masokistik lebih banyak dari sadistik.
6. Fetishisme
Fetishisme adalah ketergantungan pada suatu bagian tubuh atau suatu benda (yang dinamakan fetish) untuk mendapatkan rangsangan dan kepuasan seksual. Penderitanya menjadi terangsang dengan bagian tubuh (misalnya bokong) atau suatu benda (biasanya pakaian dalam) yang bagi sebagian besar orang hanya merupakan stimuli. Benda itu mungkin dapat menjadi dasar fantasi atau membantu percintaan tetapi bukan menjadi pengganti aktivitas seksual yang lebih konvensional. Secara umum fetishist adalah orang yang tidak mampu menikmati seks tanpa adanya sebuah fetish. Fetish mungkin bagian tubuh (seperti bokong, misalnya), benda mati (seperti sepasang sepatu), atau bahan (seperti karet). Pada kasus ekstrim, objek fetish menjadi pengganti pasangan manusia yang nyata.
7. Skatologia telepon
Bisa diartikan sebagai melakukan hubungan telepon yang cabul dengan orang lain yang tidak menginginkannya.
8. Transvestisme
Transvestisme juga dikenal sebagai berpakaian lawan jenis (cross-dressing). Bagi sebagian pria, transvestisme merupakan suatu aktivitas seksual di mana kepuasan emosional dan fisik diperoleh dari menggunakan pakaian wanita. Salah besar jika menganggap transvestisme adalah homoseksual. Sebagian besar adalah heteroseksual dengan kehidupan seks yang cukup konvensional dan banyak yang menikah serta memiliki anak.
Pola pakaian lawan jenis cukup bervariasi. Sebagian transvestist menolak pakaian pria sama sekali dan menggunakan pakaian wanita sepanjang waktu. Sebagian lagi hanya menggunakan pakaian wanita kadang-kadang saja atau sering kali, sedangkan yang lain hanya memilih satu jenis pakaian saja. Sebagian penderita transvestisme memiliki kepribadian ganda –satu pria dan satu wanita– dan berpakaian lawan jenis untuk mengekspresikan kepribadian wanitanya sementara pada dasarnya adalah maskulin.
Biasanya kelainan ini bermula sejak anak-anak atau remaja. Seperangkat pakaian yang disukai dapat menjadi benda yang merangsang nafsu seksualnya. Awalnya dipakai pada saat masturbasi, kemudian saat persetubuhan. Yang dikenakan mula-mula hanya terbatas cross-dressing parsial (hanya mengenakan BH dan celana dalam), lama-kelamaan mengenakan pakaian wanita lengkap, cross-dressing total. Yang terakhir dilakukan ketika si penderita mulai merasa mampu berdikari, sekitar masa remaja sampai dewasa muda. Frekuensi kejadiannya makin lama makin meningkat dan akhirnya menjadi kebiasaan.
Seiring dengan bertambahnya usia, kecenderungan untuk mendapatkan kepuasan seksual melalui cara ini dapat berkurang atau bahkan hilang. Walaupun ada kalanya sejumlah kecil transvestit muncul pada usia lebih lanjut, yang menghendaki mengenakan pakaian wanita dan hidup sebagai wanita secara tetap.
Dalam kasus terakhir ini transvestisme berubah menjadi transeksualisme; penderita ingin berganti kelamin, menjadi seperti lawan jenis, dan tidak lagi mendapat kepuasan seksual hanya dengan cross-dressing.
9. Satiriasis
Juga dikenal sebagai Don Juanisme atau adiksi seksual. Kondisi ini adalah ekuivalen pria dari nimfomania, suatu gangguan psikologis di mana pria didominasi oleh keinginan yang tidak henti-hentinya untuk melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan yang berbeda. Kadang-kadang diduga disebabkan oleh narsikisme yang kuat dan perasaan perlunya kontrol dari perasaan inferior melalui keberhasilan seksual. Jenis penyimpangan ini sangat berisiko untuk tertular penyakit kelamin dan HIV/AIDS.
10. Perilaku seksual kompulsif
Adalah pengulangan tindakan erotik tanpa kenikmatan. Kompulsi seksual ini bisa berupa telepon seks yang tanpa akhir, one-night stand (affair singkat), atau masturbasi beberapa kali dalam sehari, penderitanya seringkali mengaku merasa “tidak terkendali” sebelum aktivitas dan merasa bersalah atau malu setelahnya. Apapun kepuasan seksual yang didapatnya, tindakan tersebut adalah dangkal dan hambar.
Pencarian kepuasan seksual yang mereka lakukan bersifat kompulsif, kadang-kadang ritualistik. Mereka merasa tidak mampu mengendalikan dirinya sendiri selama pencarian, dan setelahnya merasa putus asa, malu, dan membenci diri sendiri. Tetapi satu-satunya cara untuk dapat lolos dari perasaan negatif itu adalah melalui pengulangan pencarian kepuasan seksual yang untuk sementara mematikan atau menumpulkan perasaan malu. Dengan demikian tercipta lingkaran setan yang tidak ada hentinya.
11. Incest
Hubungan seksual antara kerabat dekat di mana perkawinan di antara mereka ditentang oleh hukum. Incest merupakan tabu sosial yang besar, bahkan bisa merusak keturunan.
Rabu, 08 Desember 2010
Rabu, 01 Desember 2010
INDONESIA LUMAT MALAYSIA
Rajagopal: Kami Banyak Bikin Salah!
Kamis, 02 Desember 2010 | 09:48 WIB
Ferril Dennys
Pelatih Timnas Malaysia, K. Rajagopal
TERKAIT
* Riedl Tak Menyangka Bisa Menang Besar
* Gonzales: Golku untuk Suporter
* Main Gemilang, Irfan Dipuji Sang Pacar
* Lawan Indonesia, Malaysia Tanpa Beban
* Malaysia Kecewa dengan Permainan Timnas U-23 Indonesia
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih Malaysia K Rajagopal, menilai timnya banyak melakukan kesalahan yang berujung pada kekalahan telak 1-5 dari tuan rumah Indonesia pada babak penyisihan grup A Piala AFF, Rabu (1/12/2010) malam kemarin.
Kekecewaan Rajagopal cukup beralasan mengingat "Harimau Malaka" mampu unggul terlebih dulu lewat gol yang dicetak Norshahrul Idlan bin Talaha pada menit ke-18. Namun setelah itu, Malaysia tidak bisa berbuat banyak setelah gawang Malaysia diberondong lima gol.
"Padahal, kami memulai pertandingan dengan baik dan bahkan sempat mencuri satu gol. Namun, kami melakukan kesalahan dan terjadi gol balasan. Saya sangat tak pernah berpikir bisa kalah 1-5," jelas Rajagopal.
"Kami tidak fokus dalam bertahan. Sementara, Indonesia bermain tenang dalam menciptakan serangan. Pertandingan ini bukan gambaran sesungguhnya tim Malaysia. Kami akan bermain lebih baik dalam laga selanjutnya," lanjutnya.
Rajagopal menampik kekalahan timnya disebabkan banyak pemainnya yang cedera dan tekanan dari suporter Indonesia. "Pemain cedera tidak boleh dijadikan alasan. Atmosfer penonton tak berpengaruh. Tekanan yang dibuat penonton tak ada yang mengganggu karena kami menghormati satu sama lain," jawabnya.
Kamis, 02 Desember 2010 | 09:48 WIB
Ferril Dennys
Pelatih Timnas Malaysia, K. Rajagopal
TERKAIT
* Riedl Tak Menyangka Bisa Menang Besar
* Gonzales: Golku untuk Suporter
* Main Gemilang, Irfan Dipuji Sang Pacar
* Lawan Indonesia, Malaysia Tanpa Beban
* Malaysia Kecewa dengan Permainan Timnas U-23 Indonesia
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih Malaysia K Rajagopal, menilai timnya banyak melakukan kesalahan yang berujung pada kekalahan telak 1-5 dari tuan rumah Indonesia pada babak penyisihan grup A Piala AFF, Rabu (1/12/2010) malam kemarin.
Kekecewaan Rajagopal cukup beralasan mengingat "Harimau Malaka" mampu unggul terlebih dulu lewat gol yang dicetak Norshahrul Idlan bin Talaha pada menit ke-18. Namun setelah itu, Malaysia tidak bisa berbuat banyak setelah gawang Malaysia diberondong lima gol.
"Padahal, kami memulai pertandingan dengan baik dan bahkan sempat mencuri satu gol. Namun, kami melakukan kesalahan dan terjadi gol balasan. Saya sangat tak pernah berpikir bisa kalah 1-5," jelas Rajagopal.
"Kami tidak fokus dalam bertahan. Sementara, Indonesia bermain tenang dalam menciptakan serangan. Pertandingan ini bukan gambaran sesungguhnya tim Malaysia. Kami akan bermain lebih baik dalam laga selanjutnya," lanjutnya.
Rajagopal menampik kekalahan timnya disebabkan banyak pemainnya yang cedera dan tekanan dari suporter Indonesia. "Pemain cedera tidak boleh dijadikan alasan. Atmosfer penonton tak berpengaruh. Tekanan yang dibuat penonton tak ada yang mengganggu karena kami menghormati satu sama lain," jawabnya.
shio ular
shio ular :
1905 | 1917 | 1929 | 1941 | 1953 | 1965 | 1977 | 1989 | 2001 | 2013
Filsuf, ahli teologi, kampiun politik dan ahli moneter yang kesohor -- itulah jabatan-jabatan yang cocok bagi Ular, yang memang merupakan pemikir yang paling dalam dan paling misterius dari semua siklus perbintangan Cina. Ia dikaruniai kebijaksanaan lahiriah, dan ia sendiri tidak jarang tampak di mata orang sebagai mistik. Pribadi yang anggun dan lemah-lembut dalam berbicara ini, mencintai buku-buku mermutu, makanan lezat, musik merdu dan teater sekaligus. Pendeknya, Ular cenderung menyukai semua yang halus dan indah dalam kehidupan.
Orang di bawah shio ini biasanya mengandalkan penilainnya sendiri dan tak bisa berkomunikasi baik dengan yang lainnya. Ia bisa menjadi sedemikian relijius atau menyenangi hal-hal yang berbau kejiwaan, namun bisa juga memuja paham kehidupan yang mencari kesengan diniawi semata. Jalan manapun yang dipilihnya, ia akan selalu mempercayai perasaannya sendiri daripada nasihat-nasihat dari luar.
Seperti Naga, Ular adalah tanda yang sangat berkaitan dengan hukum Karma. Kehidupannya dapat berakhir dengan kemenangan atau tragedi, tergantung pada apa yang diperbuatnya pada masa lampau. Dan walaupun seringkali menyangkal, Ular memang masih percaya pada takhyul di balik penampilannya yang intelek. Orang yang lahir di bawah shio lain bisa saja menunda iurannya bagi kehidupan di akhirat, namun tampaknya Ular justru bertekad buat membayar hutang-piutangnya sebelum meninggalkan dunia ini. Mungkin juga ini merupakan pilihannya, sebab orang yang lahir di bawah shio ini biasanya memiliki pribadi yang intens dan sepertinya mereka selalu terdorong (baik secara sadar maupun tidak) untuk merampungkan masalah lama yang dirasakannya belum selasai.
Warga Ular biasanya tak mendapat gangguan dalam masalah keuangan. Ia beruntung mempunyai apa yang diperlukannya. Andaikata dananya rendah, Ular pasti akan mampu memulihkan situasinya. Tetapi bagaimanapun, warga Ular sebiaknya jangan berjudi, sebab pada akhirnya ia malah akan lebih melarat. Seandainya terjadi hal yang membuatnya rugi besar, mungkin kejadiannya hanya akan berlangsung sekali saja, sebab Ular biasanya cepat memahami kesalahannya. Ia dapat memulihkan dan mengejar kekeliruannya dengan kecepatan yang mengagumkan, sebab dalam hal bisnis ia cenderung bijaksana dan lihai.
Orang yang lahir di bahwa shio ini sering anggun dalam berbicara, berpakaian dan bertingkah laku, dan mereka jarang menyenangi pembicaraan yang remeh dan tak ada gunanya. Ular bisa saja dermawan, namun juga terkenal kejam kalau sedang berusaha mencapai kepentingannya sendiri. Ia tak ragu-ragu buat melenyapkan siapa saja yang menghalangi jalannya.
Dalam menjalin hubungan dengan yang lain, Ular cenderung posesif dan suka menuntut. Namun pada saat yang bersamaan, ia cenderung tidak percaya pada rekan-rekannya. Ia takkan pernah memaafkan siapa saja yang melanggar janjinya. Bahkan, bisa saja syaraf atau daya khayalnya terganggu akan hal yang bukan-bukan apabila ketakutan dan kecurigaannya sedang memuncak.
Jika amarahnya terpancing, kebenciaan Ular tak terbayangkan. Cara perlawanannya adalah dengan menutup mulut dan menyimpannya di dalam hati. Citra ketidak-senangannya adalah lewat sikap bermusuhan yang dingin dan bukannya lewat rentetan kata-kata pedas. Tipe yang lebih mematikan bahkan sanggup menghancurkan musuhnya secara total. Tak ada yang dapat meramalkan gerakan Ular. Otaknya bagai mesin hitung dan ia sendiri memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menunggu saat yang baik buat membalas dendam.
1905 | 1917 | 1929 | 1941 | 1953 | 1965 | 1977 | 1989 | 2001 | 2013
Filsuf, ahli teologi, kampiun politik dan ahli moneter yang kesohor -- itulah jabatan-jabatan yang cocok bagi Ular, yang memang merupakan pemikir yang paling dalam dan paling misterius dari semua siklus perbintangan Cina. Ia dikaruniai kebijaksanaan lahiriah, dan ia sendiri tidak jarang tampak di mata orang sebagai mistik. Pribadi yang anggun dan lemah-lembut dalam berbicara ini, mencintai buku-buku mermutu, makanan lezat, musik merdu dan teater sekaligus. Pendeknya, Ular cenderung menyukai semua yang halus dan indah dalam kehidupan.
Orang di bawah shio ini biasanya mengandalkan penilainnya sendiri dan tak bisa berkomunikasi baik dengan yang lainnya. Ia bisa menjadi sedemikian relijius atau menyenangi hal-hal yang berbau kejiwaan, namun bisa juga memuja paham kehidupan yang mencari kesengan diniawi semata. Jalan manapun yang dipilihnya, ia akan selalu mempercayai perasaannya sendiri daripada nasihat-nasihat dari luar.
Seperti Naga, Ular adalah tanda yang sangat berkaitan dengan hukum Karma. Kehidupannya dapat berakhir dengan kemenangan atau tragedi, tergantung pada apa yang diperbuatnya pada masa lampau. Dan walaupun seringkali menyangkal, Ular memang masih percaya pada takhyul di balik penampilannya yang intelek. Orang yang lahir di bawah shio lain bisa saja menunda iurannya bagi kehidupan di akhirat, namun tampaknya Ular justru bertekad buat membayar hutang-piutangnya sebelum meninggalkan dunia ini. Mungkin juga ini merupakan pilihannya, sebab orang yang lahir di bawah shio ini biasanya memiliki pribadi yang intens dan sepertinya mereka selalu terdorong (baik secara sadar maupun tidak) untuk merampungkan masalah lama yang dirasakannya belum selasai.
Warga Ular biasanya tak mendapat gangguan dalam masalah keuangan. Ia beruntung mempunyai apa yang diperlukannya. Andaikata dananya rendah, Ular pasti akan mampu memulihkan situasinya. Tetapi bagaimanapun, warga Ular sebiaknya jangan berjudi, sebab pada akhirnya ia malah akan lebih melarat. Seandainya terjadi hal yang membuatnya rugi besar, mungkin kejadiannya hanya akan berlangsung sekali saja, sebab Ular biasanya cepat memahami kesalahannya. Ia dapat memulihkan dan mengejar kekeliruannya dengan kecepatan yang mengagumkan, sebab dalam hal bisnis ia cenderung bijaksana dan lihai.
Orang yang lahir di bahwa shio ini sering anggun dalam berbicara, berpakaian dan bertingkah laku, dan mereka jarang menyenangi pembicaraan yang remeh dan tak ada gunanya. Ular bisa saja dermawan, namun juga terkenal kejam kalau sedang berusaha mencapai kepentingannya sendiri. Ia tak ragu-ragu buat melenyapkan siapa saja yang menghalangi jalannya.
Dalam menjalin hubungan dengan yang lain, Ular cenderung posesif dan suka menuntut. Namun pada saat yang bersamaan, ia cenderung tidak percaya pada rekan-rekannya. Ia takkan pernah memaafkan siapa saja yang melanggar janjinya. Bahkan, bisa saja syaraf atau daya khayalnya terganggu akan hal yang bukan-bukan apabila ketakutan dan kecurigaannya sedang memuncak.
Jika amarahnya terpancing, kebenciaan Ular tak terbayangkan. Cara perlawanannya adalah dengan menutup mulut dan menyimpannya di dalam hati. Citra ketidak-senangannya adalah lewat sikap bermusuhan yang dingin dan bukannya lewat rentetan kata-kata pedas. Tipe yang lebih mematikan bahkan sanggup menghancurkan musuhnya secara total. Tak ada yang dapat meramalkan gerakan Ular. Otaknya bagai mesin hitung dan ia sendiri memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menunggu saat yang baik buat membalas dendam.
BEHAVIORISTIK : THORNDIKE AND SKINNER
KONSEP TEORITIS UTAMA
Koneksionisme
Thorndike menyebut asosiasi antara kesan indrawi dan impuls dengan tindakan sebagai ikatan / kaitan atau koneksi. ndekatan Thorndike cukup berbeda dan dapat dianggap sebagai teori belajar modern pertama. Penekanannya pada aspek fungsional dan perilaku yang dipengaruhi oleh Darwin. Teori Thorndike bisa dipahami sebagai kombinasi dari asosiasionisme, darwinisme dan metode ilmiah.
Pemilihan dan Pengaitan
Menurut Thorndike bentuk paling dasar dari proses belajar adalah trial-and-error learning (belajar dengan uji coba) atau yang disebut sebagai selecting and connecting (pemilihan dan pengaitan).Thorndike menyebut waktu yang dibutuhkan hewan untuk memecahkan masalah sebagai fungsi dari jumlah kesempatan adalah usaha coba-coba dan upaya percobaan berhenti saat si hewan mendapatkan solusi yang benar.
Belajar adalah Inkremental, Bukan Langsung ke Pengertian Mendalam (insighful)
Thorndike menyimpulkan bahwa belajar bersifat incremental (incremental/bertahap), bukan insightful (langsung ke pengertian). Dengan kata lain, belajar dilakukan dalam langkah-langkah kecil yang sistematis, bukan langsung melompat ke pengertian mendalam.
Belajar Tidak Dimediasi oleh Ide
Berdasarkan risetnya, Thorndike (1898) juga menyimpulkan bahwa belajar adalah bersifat langsung dan tidak dimediasi oleh pemikiran atau penalaran. Jadi Thorndike menolak campur tangan nalar dalam belajar dan ia lebih mendukung tindakan seleksi langsung dan pengaitan dalam belajar.
Semua Mamalia Belajar dengan Cara yang Sama
Banyak orang yang terganggu oleh pandangan Thorndike bahwa semua proses belajar adalah langsung dan tidak dimediasi ole ide-ide dan juga terutama karena dia juga menegaskan bahwa proses belajar semua mamalia, termasuk manusia, mengikuti kaidah yang sama.
THORNDIKE SEBELUM 1930
Hukum Kesiapan
Law of readiness (hokum kesiapan) yang dikemukakan dalam bukunya yang berjudul the original nature of man, mengandung tiga bagian yang diringkas sebagai berikut :
Apabila satu unit konduksi siap menyalurkan (to conduct), maka penyaluran dengannya akan memuaskan
Apabila satu unit konduksi siap untuk menyalurkan, maka tidak menyalurkannya akan menjengkelkan.
Apabila satu unit konduksi belum siap untuk penyaluran dan dipaksa untuk menyalurkan, maka penyaluran dengannya akan menjengkelkan.
“unit konduksi yang siap menyalurkan” adalah kesiapan untuk bertindak. Dengan menggunakan terminology kontemporer kita bisa menyatakan ulang hukum kesiapan Thorndike sebagai berikut:
Ketika seseorang siap untuk melakukan suatu tindakan, maka melakukannya akan memuaskan
Ketika seseorang siap untuk melakukan suatu tindakan, maka tidak melakukannya akan menjengkelkan
Ketika seseorang belum siap melakukan suatu tindakan tetapi dipaksa melakukannya, maka melakukannya akan menjengkelkan.
Hukum Latihan
Teori Thorndike mencakup hukum law of exercise (hukum latihan), yang terdiri dari dua bagian:
Koneksi antara stimulus dan respons akan menguat saat keduanya dipakai. Bagian dari hukum latihan ini dinamakan law of use (hukum penggunaan)
Koneksi antara situasi dan respon akan melemah apabila praktik hubungan dihentikan atau jika ikatan neural tidak dipakai. Bagian dari hukum latihan ini dinamakan law of disuse (hukum ketidakgunaan).
Hukum Efek
Law of effect (hukum efek), adalah penguatan atau pelemahan dari suatu koneksi antara stimulus dan respon sebagai akibat dari respon. Jika suatu respon diikuti dengan satisfying state of affairs (keadaan yang memuaskan), kekuatan koneksi itu akan bertambah. Jika respon diikuti dengan annoying state of affairs (keadaan yang menjengkelkan), kekuatan koneksi itu menurun.
KONSEP SEKUNDER SEBELUM 1930
Respon Berganda
Multiple response, atau respon yang bervariasi, menurut Thorndike adalah langkah pertama dalam semua proses belajar. Respon ini mengacu pada fakta bahwa jika respon pertama kita tidak memecahkan masalah maka kita akan mencoba respon lain.
Set atau Sikap
Disposisi, prapenyesuaian atau sets(attitude)(sikap), merupakan pengakuannya akan pentingnya apa-apa yang dibawa oleh pembelajar ke dalam situasi belajar.
Prapotensi Elemen
Prepotency of elements (prapotensi elemen) adalah apa yang oleh Thorndike dinamakan “aktifitas parsial dari suatu situasi”.
Respon dengan Analogi
Response by analogy (respon dengan analogi) , yaitu merespon dengan cara seperti ketika kita merespon situasi yang terkait (mirip) yang pernah kita jumpai. Jumlah transfer of training (transfer training) antara situasi yang kita kenal ditentukan dengan jumlah elemen yang sama di dalam kedua situasi ini. Inilah identical elements theory transfer of training dari Thorndike.
Dengan teori transfer ini Thorndike menentang pandangan lama mengenai transfer yang didasarkan pada doktrin formal discipline (disiplin normal).
Pergeseran Asosiatif
Assosiative shifting (pergeseran asosiatif) terkait erat dengan teori Thorndike tentang elemen identik dalam training transfer. Prosedur untuk menunjukkan pergeseran asosiatif dimulai dengan koneksi antara satu situasi tertentu dan satu respon tertentu.
THORNDIKE PASCA 1930
Revisi Hukum Latihan /Penggunaan
Thorndike secara esensial menarik kembali hukum penggunaan atau latihan. Penghentian repetisi ternyata tidak melemahkan koneksi dalam periode yang cukup panjang.
Revisi Hukum Efek
Separuh hukum efek yang benar itu adalah bahwa sebuah respon yang diikuti oleh keadaan yang memuaskan akan diperkuat.sedangkan untuk separuh lainnya, Thorndike menemukan bahwa menghukum suatu respon ternyata tidak ada efeknya terhadap kekuatan koneksi. Revisi hukum efek menyatakan bahwa penguatan akan meningkatkan strength of connection (kekuatan koneksi), sedangkan hukuman tidak memberikan pengaruh apa-apa terhadap kekuatan koneksi.
Belongingness
Sesuatu yang beroperasi selain kontinguitas disebut belongingness yang artinya sifat-sifat suatu item yang dalam kasus ini subjek dan kata kerja, yang erat hubungannya dengan atau menjadi bagian integral dari item yang lain.
Penyebaran Efek
Konsep teoritis lainnya yang disebut sebagai spread of effect (penyebaran efek). Selama eksperimennya secara tak sengaja menemukan bahwa keadaan yang memuaskan tidak hanya menambah probabilitas terulangnya respon yang menghasilkan keadaan yang memuaskan tersebut tetapi juga meningkatkan probabilitas terulangnya respon yang mengitari respon yang memperkuat itu.
ILMU PENGETAHUAN DAN NILAI MANUSIA
Thorndike dikritik kerena ia mengasumsikan determinisme dalam studi perilaku manusia. Para pengkritik mengatakan bahwa mereduksi perilaku manusia menjadi reaksi otomatis terhadap lingkungan akan menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan. Thorndike adalah manusia penuh warna yang mengekspresikan opininya tentang berbagai macam topik.
PENDIDIKAN MENURUT THORNDIKE
Thorndike percaya bahwa praktik pendidikan harus dipelajari secara ilmiah. Menurutnya ada hubungan erat antara pengetahuan proses belajar dengan praktik pengajaran. Tujuh aturan Thorndike adalah :
1. Perhatikan situasi yang dihadapi murid
Pertimbangkan respon yang ingin anda kaitkan dengan situasi itu
Jalin ikatan, jangan berharap jalinan itu terbentuk secara ajaib
Jika hal-hal lain tidak berubah, jangan jalin ikatan yang nanti harus diputuskan lagi
Jika hal-hal lain tidak berubah, jangan menjalin dua atau tiga ikatan apabila satu saja sudah cukup
Jika hal-hal lain tidak berubah, bentuklah ikatan dengan cara yang membuat mereka mesti bertindak
Karenanya dukunglah situasi yang ditawarkan oleh kehidupan itu sendiri dan dukunglah respon yang dituntut oleh kehidupan itu.
EVALUASI TEORI THORNDIKE
Kontribusi
Karta rintisan Thorndike member alternative tersendiri untuk mengkonseptualisasikan belajar dan perilaku dan member pendekatan yang jauh berbeda. Dia menemukan dan mengembangkan fenomena belajar trial-and error dan transfer training. Dengan hukum efeknya, Thorndike adalah orang yang pertama yang mengamati, dalam kondisi yang terkontrol, bahwa konsekuensi dari perilaku akan menghasilkan efek terhadap kekuatan perilaku.
Kritik
berkaitan dengan defenisi unsure pemuas (satifier) dalam hukum efek.
berkaitan dengan hukum efek adalah soal defenisi yang terlalu mekanistik atas teori belajar, bahwa argument Thorndike bersifat sirkular (berputar-putar), jika probabilitas respon meningkat, itu dikatakan karena adanya keadaan yang memuaskan, jika tidak meningkat itu dikatakan karena tidak ada unsur pemuas. Penjelasan teori semacam ini dianggap tidak memungkinkan untuk di uji karena kejadian yang sama dipakai untuk mendeteksi baik itu proses belajar maupun keadaan yang memuaskan.
BURRHUS FREDERIC SKINNER
Skinner (1904-1990) lahir di Susquehanna, Pennsyvania. Dia meraih gelar master pada 1930 dan Ph. D pada 1931 dari Harvard University. Gelar B.A diperoleh dari Hamilton College, New York dan mengambil sastra inggris. Selama bertahun-tahun Skinner adalah penulis yang prolific. Salah satu perhatian utamanya adalah menghubungkan temuan laboratoriumnya dengan solusi problem manusia. Karyanya memicu perkebangan mesin pengajaran dan belajar terprogram.
KONSEP TEORITIS UTAMA
Behaviorisme Radikal
Skinner mengadopsi dan mengembangkan filsafat ilmiah yang dikenal sebagai radical behaviorism. Orientasi ilmiah ini menolak bahasa ilmiah dan interpretasi ilmiah yang mengacu pada mentalistic event.
Perilaku Responden dan Operan
Skinner membedakan dua jenis perilaku :
1. Respon yang tidak terkondisikan(unconditioned respon) adalah contoh perilaku responden karena respon ini ditimbulkan oleh stimulus yang tidak terkondisikan. Contoh perilakunya seperti semua gerak reflex seperti manarik tangan ketika tertusuk jarum, menutup kelopak mata saat terkena cahaya yang menyilaukan.
2. Perilaku operant pada awalnya tidak berkorelasi dengan stimuli yang dikenali maka ia tampak spontan. Contoh nya hendak bersiul, berdiri lalu berjalan, atau anak meninggalkan mainan dan beralih ke mainan lainnya.
Pengkondisian tipe S dan tipe R
Ada dua jenis pengkondisian :
Pengkondisian tipe S juga dinamakan respondent conditioning dan identik dengan pegkondisian klasik. Ia disebut pengkondisian tipe S karena menekankan arti pentingnya stimulus dalam memberikan respon yang diinginkan. Kekuatan pengkosisiannya berdasarkan besaran dari respon yang terkondisikan
Pengkondisian tipe R yang menyangkut perilaku operan karena penekanannya adalah pada respon. Pengkondisian tipe R juga dinamakan operant conditioning. Pengkondisiannya ditunjukkand engan tingkan respon.
Prinsip Pengkondisian Operan
Setiap repon yang diikuti dengan stimulus penguat akan diulang.
Stimulus penguat adalah segala sesuatu yang memperbesar rata-rata terjadinya respons operan.
Dalam pengkondisian operan, penekanannya adalah pada perilaku dan pada konsekuensinya; dengan pengkondisian operan, organisme pasti merespons dengan cara tertentu untuk memproduksi stimulus yang menguatkan (contingent reinforcement).
Kotak Skinner
Tempat percobaan binatang Skinner. Kotak Skinner menggunakan lantai berkisi-kisi, cahaya, tuas, dan cangkir makanan. Ketika hewan menekan tuas, mekanisme pemberi makan akan aktif dan secuil makanan akan jatuh ke cangkir makanan.
Pencatatan Kumulatif
Skinner menggunakan cumulative recording untuk mencatat perilaku hewan dalam kotak Skinner.
Pengkondisian Respons Penekanan – Tuas
Deprivasi, adalah perangkat prosedur yang dihubungkan dengan bagaimana suatu organisme melakukan tugas tertentu.
Magazine Training. Eksperimenter menggunakan tombol eksternal dan secara periodic menarik mekanisme pemberian makanan dan memastikan hewan itu tidak dekat-dekat dengan cangkir makanan saat eksperimenter menekan tombol. Ketika mekanisme pemberi makanan diaktifkan dengan tombol eksternal itu, akan menghasilkan bunyi klik sebelum makanan jatuh ke cangkir makanan. Pelan-pelan hewan akan mengasosiasikan suara klik dari magazine itu dengan adanya makanan.
Penekanan tuas. Hewan tersebut dibiarkan sendiri dalam kotak, kemudian hewan itu akan menekan tuas yang mengaktifkan magazine makanan, menimbulkan bunyi klik dan member sinyal hewan untuk mendekati cangkir makanan
Shapping
Pendekatan lain untuk pengkondisian operan yang tidak membutuhkan waktu yang lama. Memicu mekanisme hanya ketika hewan berada di satu bagian dalam kotak Skinner yang terdapat tuas.
Shapping terdiri dari dua komponen, yaitu :
Differential reinforcement : sebagian respon diperkuat dan sebagian lainnya tidak.
Successive approxiamation : hanya respon-respon yang semakin sama dengan yang diinginkan oleh eksperimenter lah yang akan diperkuat.
Extinction
Extinction atau pelenyapan adalah ketika kita mencabut penguat dari situasi pengkondisian operan. Dalam hal ini mekanisme pemberi makanan mendadak dihentikan.
Spontaneous Recovery
Apabila hewan dikembalikan ke sarangnya selama periode waktu tertentu dan kemudian dikembalikan ke situasi percobaan, ia sekali lagi akan memulai menekan tuas dengan segera tanpa perlu dilatih lagi.
Operan Diskriminatif
Merupakan respon operan yang diberika untuk satu situasi tapi tidak pada situasi lain. Menurut Thorndike, asosiasi minatnya atau perhatiannya (interest) adalah antara situasi environmental umum dengan satu respon yang efektif dalam memecahkan problem. Menurut Skinner, hubungan perhatian ini dapat digambarkan sbb :
Stimulus diskriminatif respon operan stimulus yang menguatkan
(SD) (R) (SR)
asosiasi perhatian
Penguatan Sekunder
Keller dan Schoenfeld (1950) memberikan ringkasan penguatan sekunder ini sbb :
Sebuah stimulus yang kadang terjadi atau mengiringi sebuah penguatan akan mendapatkan karakteristik sebagai penguat tersendiri dan bisa disebut dengan penguatan terkondisikan sekunder.
Penguatan sekunder adalah positif jika penguatan yang berkorelasi dengannya adalah positif, dan sebaliknya.
Setelah terbentuk, penguatan sekunder adalah independen dan nonspesifik; ia bukan hanya memperkuat respon yang sama yang menghasilkan penguatan awal, tetapi ia juga akan mengkondisikan respon yang baru dan tak terkait dengan respon sebelumnya.
Melalui generalisasi, banyak stimuli yang berkorelasi dengan penguatan akan mendapatkan nilai penguatan sendiri – positif atau negatif.
Generalized Reinforcer
Penguat sekunder yang dipasangkan dengan lebih dari satu penguat utama. Contoh generalized reinforce adalah uang.
Allport berpendapat bahwa meskipun suatu aktivitas pernah dilakukan karena aktivitas itu menimbulkan penguatan, setelah beberapa waktu aktivitas itu sendiri menjadi penguat. Skinner mengatakan bahwa aktivitas semacam itu pada akhirnya menghasilkan penguatan utama atau sebaliknya mungkin akan lenyap. Namun Allport mengatakan bahwa aktivitas itu tak lagi bergantung pada penguatan utama.
Chaining (perantaian)
Merupakan proses dimana respon yang dapat membawa organisme berhubungan dengan stimuli yang bertindak sebagai SD untuk respon lainnya akan menyebabkannya mengalami stimuli yang menyebabkan respon ketiga, dan seterusnya.
Penguat Positif dan Negatif
Primary positive reinforcerment : sesuatu yang secara alamiah memperkuat bagi organism dan berkaitan dengan survival,seperti makanan dan minuman. Sebuah penguat positif positif, ntah itu primer atau sekunder, adalah sesuatu yang apabila ditambahkan ke situasi lain oleh suatu respon tertentu, akan meningkatkan probabilitas terulangnya respon tersebut.
Primary negative reinforce : sesuatu yang membahayakan secara tidak alamiah bagi organism, seperti suata yang amat tinggi atau setrum listrik. Sebuah penguat negative, ntah itu primer atau sekunder, adalah sesuatu yang apabila dihilangkan dari situasi oleh respon tertentu, akan meningkatkan probabilitas terulangnya respon tersebut.
Hukuman
Terjadi ketika suau respon menghilangkan sesuatu yang positif dari situasi atau menambahkan sesuatu yang negative. Argument utama Skinner yang menentang penggunaan hukuman adalah bahwa hukuman dalam jangka panjang tidak akan efektif.
Jadwal Penguatan
Continuous Reinforcement Schedule, setiap respon yang tepat selama akuisisi akan diperkuat.
Fixed Interval Reinforcement Schedule, penguatan akan diberikan terhadap respon yang dibuat hanya setelah sederet interval waktu.
Fixed Ration Reinforcement Schedule, setiap respon ke-n yang dilakukan akan diperkuat.
Variable Interval Reinforcement Schedule, penguatan diberikan setelah respon muncul pada akhir interval dari durasi variable.
Variable Ratio Reinforcement Schedule, akan menghasilkan tingkat respons yang tertinggi diantara lima jadwal yang dibahas ini. Caranya dengan mengeliminasi bentuk undak-undakan dalam catatan kumulatif seperti yang dijumpai pada jadwal Fixed Ratio.
Concurrent Schedules and the Matching Law. Prosedur ini dilakukan Skinner ketika melatih burung dara untuk mematuk dua kunci operan yang tersedia pada saat yang bersamaan tetapi memberikan penguatan di bawah jadwal yang berbeda.
Concurrent Chain Reinforcement Schedule, dipakai untuk meneliti perilaku pilihan-kompleks.
Progressive Ratio Schedules and Behavioral Economics, Metode rasio progresif mengharuskan hewan menunjukkan perilaku (suatu bayaran) untuk mendapatkan penguat tertentu. Jika suatu organism bersedia “membayar” lebih banyak untuk mendapatkan satu penguat dibanding penguat yang lainnya maka tipe penguat yang lebih dihargai itu lebih efektif ketimbang tipe penguat lainnya..
Perilaku Verbal
Skinner percaya bahwa perilaku verbal dapat dijelaskan dalam konteks teori penguatan, yang terklasifikasi dalam :
Mand berasal dari fakta bahwa ada demand (permintaan), contoh : “mand tambah garam”, tambah adalah tindakan sedangkan penguatan utama adalah garam.
Tact adalah penamaan objek atau kejadian di lingkungan dengan tepat, dan penguatannya berasal dari penguatan kesesuaian antara lingkungan dan perilaku verbal seseorang.
Echoic behavior adalah perilaku verbal yang diperkuat saat perilaku verbal orang lain diulang secara verbatism, contoh : guru TK yang mengajari anak mengulangi kata yang diucapkan guru.
Autoclitic behavior adalah perilaku yang didasarkan pada, bergantung pada perilaku verbal lain, berfungsi : untuk mengkualifikasikan respons, mengekspresikan relasi,dan menyediakan kerangka gramatikal untuk perilaku verbal.
Kontrak Kontingensi
Merupakan sejenis kontrak yang kita susun baik dengan diri kita sendiri atau dengan orang lain dimana di dalam kontrak berisi situasi yang akan memberikan diri sendiri hadiah jika situasi itu dilakukan dan menggunakan penguat langsung.
Sikap Skinner terhadap teori belajar
Pendekatan organism kosong adalah suatu pendekatan dimana kejadian behavioral harus dideskripsikan dalam term hal-hal yang langsung mempengaruhi perilaku dan tidak logis jika kita berusaha menjelaskan dalam term fisiologis.
Kebutuhan akan teknologi perilaku
Teknologi perilaku ini banyak ditentang karena hal ini membatasi manusia yang merupakan makhluk yang rasional, bebas dan bermanfaat.
RELATIVITAS PENGUATAN
David Premack
Secara tradisional, penguat primer dianggap terkait dengan keberlangsungan individu dan penguat sekunder adalah stimulus yang secara konsisten dipasangkan dengan penguat primer. Menurut Premack, setiap respon yang terjadi dengan frekuensi yang cukup tinggi dapat dipakai utnuk memperkuat respons yang terjadi dengan frekuensi cukup rendah. Revisi Prinsip Premack
Argumen Meehl yang menyatakan sebuah penguat dalam satu situasi dapat ditunjukkan untuk memodifikasi perilaku dalam situasi lain.
William Timberlake
Disequilibrium Hypothesis adalah setiap aktivitas dapat menjadi penguat jika suatu jadwal kontingensi membatasi akses hewan percobaan ke aktivitas itu. Jika kita menciptakan jadwal kontingensi yang akan mereduksi proporsi dari suatu kegiatan maka kita menciptakan ketidakseimbangna. Untuk menghasilkan hukuman (punishment), harus didesain suatu jadwal dimana pelaksanaan suatu aktivitas akan meningkatkan aktivitas lain melampaui basis dasarnya.
Dari perspektif ini, fungsi jadwal kontingensi adalah menghasilkan disekulibrium, bukan memberikan informasi yang menghubungkan respon dengan penguat atau memberi kontiguitas antara respon dan penguat.
KESALAHAN PERILAKU ORGANISME
Tokoh : Marian Breland
Kecenderungan perilaku bawaan pelan-pelan menggantikan perilaku yang dipelajari ini disebut sebagai instinctual drift. Breland menentang 3 asumsi behavioris :
(1) hewan mempelajari situasi sebagai tabula rasa
(2) perbedaan diantara berbagai spesies adalah tidak penting
(3) setiap respons dapat dikondisikan untuk setiap stimulus.
Salah satu fenomena lain adalah autoshaping yaitu perilaku itu dibentuk secara otomatis, Ada 2 pendekatan yang menjelaskan fenomena ini :
menyamakan dengan supersticious
Pengkondisian klasik ada hal yang muncul sebagai penguat primer dan sekunder.
PANDANGAN SKINNER TENTANG PENDIDIKAN
Belajar akan berlangsung sangat efektif apabila :
Informasi yang akan dipelajari disajikan secara bertahap
Pemberian umpan balik mengenai akurasi pembelajaran pelajar
Pembelajar mampu belajar dengan caranya sendiri
Behaviorist jarang menggunakan teknik pengajran ceramah. Menurut Skinnerian , problem perilaku akibat perencanaan pendidikan yang buruk.
WARISAN SKINNER : PSI,CBI DAN BELAJAR ON-LINE
Pendekatan Skinner untuk belajar terprogram mengandung ciri-ciri yang berasal dari teori belajarnya:
Langkah-langkah kecil berjalan dari satu frame ke frame yang lain
Respon yang jelas jawaban benar diperkuat dan jawaban salah dikoreksi
Umpan balik segera pemberian feedback langsung
Self-pacing siswa menempuh program belajar sesuai kemampuan dan kecepatan
Sistem Instruksi Personal
Tokoh : Fred Keller
Nama awal program: Keller Plan
Prinsip : mengindividualisasikan dan memberi umpan balik yang sering dan cepat mengenai kinerja siswa, terdiri dari empat langkah:
Menentukan materi yang diajarkan
Membagi materi ke dalam segmen-segmen
Menciptakan metode evaluasi sejauh mana siswa telah menguasai materi dalam segmen tertentu
Mengizinkan siswa melangkah dari satu segmen ke segmen lain sesuai kemampuan mereka
Instruksi berbasis computer
Hampir serupa dengan PSI, cuma kalau di PSI yang mengoperasikannya adalah seorang guru sedangkan di sini kompuetr yang mengambil peran. Jika siswa bisa melewati ujian tertentu maka ia akan diberikan izin untuk masuk ke level selanjutnya. Format pendidkan yang terkait dengan CBI adalah “kelas virtual” atau on-line education (pendidikan online).
Kritik terhadap CBI
Tidak ada interkasi antar guru dan siswa (interkasi langsung /tatap muka)
Ada materi pendidikan yang paling penting yang tidak biasa diklasifikasikan untuk diprogram atau disusun dalm segmen-segmen.
Kritik atas teori Skinner
Hukuman itu penting jika tidak ada hukuman maka tingkat perilaku menyimpang dapat meningkat karena pola pengasuhan yang salah (Staddon)
Skinner tidak mau menyusun teori padahal teori penting untuk menjelaskan data dan fenomena yang ada.
Koneksionisme
Thorndike menyebut asosiasi antara kesan indrawi dan impuls dengan tindakan sebagai ikatan / kaitan atau koneksi. ndekatan Thorndike cukup berbeda dan dapat dianggap sebagai teori belajar modern pertama. Penekanannya pada aspek fungsional dan perilaku yang dipengaruhi oleh Darwin. Teori Thorndike bisa dipahami sebagai kombinasi dari asosiasionisme, darwinisme dan metode ilmiah.
Pemilihan dan Pengaitan
Menurut Thorndike bentuk paling dasar dari proses belajar adalah trial-and-error learning (belajar dengan uji coba) atau yang disebut sebagai selecting and connecting (pemilihan dan pengaitan).Thorndike menyebut waktu yang dibutuhkan hewan untuk memecahkan masalah sebagai fungsi dari jumlah kesempatan adalah usaha coba-coba dan upaya percobaan berhenti saat si hewan mendapatkan solusi yang benar.
Belajar adalah Inkremental, Bukan Langsung ke Pengertian Mendalam (insighful)
Thorndike menyimpulkan bahwa belajar bersifat incremental (incremental/bertahap), bukan insightful (langsung ke pengertian). Dengan kata lain, belajar dilakukan dalam langkah-langkah kecil yang sistematis, bukan langsung melompat ke pengertian mendalam.
Belajar Tidak Dimediasi oleh Ide
Berdasarkan risetnya, Thorndike (1898) juga menyimpulkan bahwa belajar adalah bersifat langsung dan tidak dimediasi oleh pemikiran atau penalaran. Jadi Thorndike menolak campur tangan nalar dalam belajar dan ia lebih mendukung tindakan seleksi langsung dan pengaitan dalam belajar.
Semua Mamalia Belajar dengan Cara yang Sama
Banyak orang yang terganggu oleh pandangan Thorndike bahwa semua proses belajar adalah langsung dan tidak dimediasi ole ide-ide dan juga terutama karena dia juga menegaskan bahwa proses belajar semua mamalia, termasuk manusia, mengikuti kaidah yang sama.
THORNDIKE SEBELUM 1930
Hukum Kesiapan
Law of readiness (hokum kesiapan) yang dikemukakan dalam bukunya yang berjudul the original nature of man, mengandung tiga bagian yang diringkas sebagai berikut :
Apabila satu unit konduksi siap menyalurkan (to conduct), maka penyaluran dengannya akan memuaskan
Apabila satu unit konduksi siap untuk menyalurkan, maka tidak menyalurkannya akan menjengkelkan.
Apabila satu unit konduksi belum siap untuk penyaluran dan dipaksa untuk menyalurkan, maka penyaluran dengannya akan menjengkelkan.
“unit konduksi yang siap menyalurkan” adalah kesiapan untuk bertindak. Dengan menggunakan terminology kontemporer kita bisa menyatakan ulang hukum kesiapan Thorndike sebagai berikut:
Ketika seseorang siap untuk melakukan suatu tindakan, maka melakukannya akan memuaskan
Ketika seseorang siap untuk melakukan suatu tindakan, maka tidak melakukannya akan menjengkelkan
Ketika seseorang belum siap melakukan suatu tindakan tetapi dipaksa melakukannya, maka melakukannya akan menjengkelkan.
Hukum Latihan
Teori Thorndike mencakup hukum law of exercise (hukum latihan), yang terdiri dari dua bagian:
Koneksi antara stimulus dan respons akan menguat saat keduanya dipakai. Bagian dari hukum latihan ini dinamakan law of use (hukum penggunaan)
Koneksi antara situasi dan respon akan melemah apabila praktik hubungan dihentikan atau jika ikatan neural tidak dipakai. Bagian dari hukum latihan ini dinamakan law of disuse (hukum ketidakgunaan).
Hukum Efek
Law of effect (hukum efek), adalah penguatan atau pelemahan dari suatu koneksi antara stimulus dan respon sebagai akibat dari respon. Jika suatu respon diikuti dengan satisfying state of affairs (keadaan yang memuaskan), kekuatan koneksi itu akan bertambah. Jika respon diikuti dengan annoying state of affairs (keadaan yang menjengkelkan), kekuatan koneksi itu menurun.
KONSEP SEKUNDER SEBELUM 1930
Respon Berganda
Multiple response, atau respon yang bervariasi, menurut Thorndike adalah langkah pertama dalam semua proses belajar. Respon ini mengacu pada fakta bahwa jika respon pertama kita tidak memecahkan masalah maka kita akan mencoba respon lain.
Set atau Sikap
Disposisi, prapenyesuaian atau sets(attitude)(sikap), merupakan pengakuannya akan pentingnya apa-apa yang dibawa oleh pembelajar ke dalam situasi belajar.
Prapotensi Elemen
Prepotency of elements (prapotensi elemen) adalah apa yang oleh Thorndike dinamakan “aktifitas parsial dari suatu situasi”.
Respon dengan Analogi
Response by analogy (respon dengan analogi) , yaitu merespon dengan cara seperti ketika kita merespon situasi yang terkait (mirip) yang pernah kita jumpai. Jumlah transfer of training (transfer training) antara situasi yang kita kenal ditentukan dengan jumlah elemen yang sama di dalam kedua situasi ini. Inilah identical elements theory transfer of training dari Thorndike.
Dengan teori transfer ini Thorndike menentang pandangan lama mengenai transfer yang didasarkan pada doktrin formal discipline (disiplin normal).
Pergeseran Asosiatif
Assosiative shifting (pergeseran asosiatif) terkait erat dengan teori Thorndike tentang elemen identik dalam training transfer. Prosedur untuk menunjukkan pergeseran asosiatif dimulai dengan koneksi antara satu situasi tertentu dan satu respon tertentu.
THORNDIKE PASCA 1930
Revisi Hukum Latihan /Penggunaan
Thorndike secara esensial menarik kembali hukum penggunaan atau latihan. Penghentian repetisi ternyata tidak melemahkan koneksi dalam periode yang cukup panjang.
Revisi Hukum Efek
Separuh hukum efek yang benar itu adalah bahwa sebuah respon yang diikuti oleh keadaan yang memuaskan akan diperkuat.sedangkan untuk separuh lainnya, Thorndike menemukan bahwa menghukum suatu respon ternyata tidak ada efeknya terhadap kekuatan koneksi. Revisi hukum efek menyatakan bahwa penguatan akan meningkatkan strength of connection (kekuatan koneksi), sedangkan hukuman tidak memberikan pengaruh apa-apa terhadap kekuatan koneksi.
Belongingness
Sesuatu yang beroperasi selain kontinguitas disebut belongingness yang artinya sifat-sifat suatu item yang dalam kasus ini subjek dan kata kerja, yang erat hubungannya dengan atau menjadi bagian integral dari item yang lain.
Penyebaran Efek
Konsep teoritis lainnya yang disebut sebagai spread of effect (penyebaran efek). Selama eksperimennya secara tak sengaja menemukan bahwa keadaan yang memuaskan tidak hanya menambah probabilitas terulangnya respon yang menghasilkan keadaan yang memuaskan tersebut tetapi juga meningkatkan probabilitas terulangnya respon yang mengitari respon yang memperkuat itu.
ILMU PENGETAHUAN DAN NILAI MANUSIA
Thorndike dikritik kerena ia mengasumsikan determinisme dalam studi perilaku manusia. Para pengkritik mengatakan bahwa mereduksi perilaku manusia menjadi reaksi otomatis terhadap lingkungan akan menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan. Thorndike adalah manusia penuh warna yang mengekspresikan opininya tentang berbagai macam topik.
PENDIDIKAN MENURUT THORNDIKE
Thorndike percaya bahwa praktik pendidikan harus dipelajari secara ilmiah. Menurutnya ada hubungan erat antara pengetahuan proses belajar dengan praktik pengajaran. Tujuh aturan Thorndike adalah :
1. Perhatikan situasi yang dihadapi murid
Pertimbangkan respon yang ingin anda kaitkan dengan situasi itu
Jalin ikatan, jangan berharap jalinan itu terbentuk secara ajaib
Jika hal-hal lain tidak berubah, jangan jalin ikatan yang nanti harus diputuskan lagi
Jika hal-hal lain tidak berubah, jangan menjalin dua atau tiga ikatan apabila satu saja sudah cukup
Jika hal-hal lain tidak berubah, bentuklah ikatan dengan cara yang membuat mereka mesti bertindak
Karenanya dukunglah situasi yang ditawarkan oleh kehidupan itu sendiri dan dukunglah respon yang dituntut oleh kehidupan itu.
EVALUASI TEORI THORNDIKE
Kontribusi
Karta rintisan Thorndike member alternative tersendiri untuk mengkonseptualisasikan belajar dan perilaku dan member pendekatan yang jauh berbeda. Dia menemukan dan mengembangkan fenomena belajar trial-and error dan transfer training. Dengan hukum efeknya, Thorndike adalah orang yang pertama yang mengamati, dalam kondisi yang terkontrol, bahwa konsekuensi dari perilaku akan menghasilkan efek terhadap kekuatan perilaku.
Kritik
berkaitan dengan defenisi unsure pemuas (satifier) dalam hukum efek.
berkaitan dengan hukum efek adalah soal defenisi yang terlalu mekanistik atas teori belajar, bahwa argument Thorndike bersifat sirkular (berputar-putar), jika probabilitas respon meningkat, itu dikatakan karena adanya keadaan yang memuaskan, jika tidak meningkat itu dikatakan karena tidak ada unsur pemuas. Penjelasan teori semacam ini dianggap tidak memungkinkan untuk di uji karena kejadian yang sama dipakai untuk mendeteksi baik itu proses belajar maupun keadaan yang memuaskan.
BURRHUS FREDERIC SKINNER
Skinner (1904-1990) lahir di Susquehanna, Pennsyvania. Dia meraih gelar master pada 1930 dan Ph. D pada 1931 dari Harvard University. Gelar B.A diperoleh dari Hamilton College, New York dan mengambil sastra inggris. Selama bertahun-tahun Skinner adalah penulis yang prolific. Salah satu perhatian utamanya adalah menghubungkan temuan laboratoriumnya dengan solusi problem manusia. Karyanya memicu perkebangan mesin pengajaran dan belajar terprogram.
KONSEP TEORITIS UTAMA
Behaviorisme Radikal
Skinner mengadopsi dan mengembangkan filsafat ilmiah yang dikenal sebagai radical behaviorism. Orientasi ilmiah ini menolak bahasa ilmiah dan interpretasi ilmiah yang mengacu pada mentalistic event.
Perilaku Responden dan Operan
Skinner membedakan dua jenis perilaku :
1. Respon yang tidak terkondisikan(unconditioned respon) adalah contoh perilaku responden karena respon ini ditimbulkan oleh stimulus yang tidak terkondisikan. Contoh perilakunya seperti semua gerak reflex seperti manarik tangan ketika tertusuk jarum, menutup kelopak mata saat terkena cahaya yang menyilaukan.
2. Perilaku operant pada awalnya tidak berkorelasi dengan stimuli yang dikenali maka ia tampak spontan. Contoh nya hendak bersiul, berdiri lalu berjalan, atau anak meninggalkan mainan dan beralih ke mainan lainnya.
Pengkondisian tipe S dan tipe R
Ada dua jenis pengkondisian :
Pengkondisian tipe S juga dinamakan respondent conditioning dan identik dengan pegkondisian klasik. Ia disebut pengkondisian tipe S karena menekankan arti pentingnya stimulus dalam memberikan respon yang diinginkan. Kekuatan pengkosisiannya berdasarkan besaran dari respon yang terkondisikan
Pengkondisian tipe R yang menyangkut perilaku operan karena penekanannya adalah pada respon. Pengkondisian tipe R juga dinamakan operant conditioning. Pengkondisiannya ditunjukkand engan tingkan respon.
Prinsip Pengkondisian Operan
Setiap repon yang diikuti dengan stimulus penguat akan diulang.
Stimulus penguat adalah segala sesuatu yang memperbesar rata-rata terjadinya respons operan.
Dalam pengkondisian operan, penekanannya adalah pada perilaku dan pada konsekuensinya; dengan pengkondisian operan, organisme pasti merespons dengan cara tertentu untuk memproduksi stimulus yang menguatkan (contingent reinforcement).
Kotak Skinner
Tempat percobaan binatang Skinner. Kotak Skinner menggunakan lantai berkisi-kisi, cahaya, tuas, dan cangkir makanan. Ketika hewan menekan tuas, mekanisme pemberi makan akan aktif dan secuil makanan akan jatuh ke cangkir makanan.
Pencatatan Kumulatif
Skinner menggunakan cumulative recording untuk mencatat perilaku hewan dalam kotak Skinner.
Pengkondisian Respons Penekanan – Tuas
Deprivasi, adalah perangkat prosedur yang dihubungkan dengan bagaimana suatu organisme melakukan tugas tertentu.
Magazine Training. Eksperimenter menggunakan tombol eksternal dan secara periodic menarik mekanisme pemberian makanan dan memastikan hewan itu tidak dekat-dekat dengan cangkir makanan saat eksperimenter menekan tombol. Ketika mekanisme pemberi makanan diaktifkan dengan tombol eksternal itu, akan menghasilkan bunyi klik sebelum makanan jatuh ke cangkir makanan. Pelan-pelan hewan akan mengasosiasikan suara klik dari magazine itu dengan adanya makanan.
Penekanan tuas. Hewan tersebut dibiarkan sendiri dalam kotak, kemudian hewan itu akan menekan tuas yang mengaktifkan magazine makanan, menimbulkan bunyi klik dan member sinyal hewan untuk mendekati cangkir makanan
Shapping
Pendekatan lain untuk pengkondisian operan yang tidak membutuhkan waktu yang lama. Memicu mekanisme hanya ketika hewan berada di satu bagian dalam kotak Skinner yang terdapat tuas.
Shapping terdiri dari dua komponen, yaitu :
Differential reinforcement : sebagian respon diperkuat dan sebagian lainnya tidak.
Successive approxiamation : hanya respon-respon yang semakin sama dengan yang diinginkan oleh eksperimenter lah yang akan diperkuat.
Extinction
Extinction atau pelenyapan adalah ketika kita mencabut penguat dari situasi pengkondisian operan. Dalam hal ini mekanisme pemberi makanan mendadak dihentikan.
Spontaneous Recovery
Apabila hewan dikembalikan ke sarangnya selama periode waktu tertentu dan kemudian dikembalikan ke situasi percobaan, ia sekali lagi akan memulai menekan tuas dengan segera tanpa perlu dilatih lagi.
Operan Diskriminatif
Merupakan respon operan yang diberika untuk satu situasi tapi tidak pada situasi lain. Menurut Thorndike, asosiasi minatnya atau perhatiannya (interest) adalah antara situasi environmental umum dengan satu respon yang efektif dalam memecahkan problem. Menurut Skinner, hubungan perhatian ini dapat digambarkan sbb :
Stimulus diskriminatif respon operan stimulus yang menguatkan
(SD) (R) (SR)
asosiasi perhatian
Penguatan Sekunder
Keller dan Schoenfeld (1950) memberikan ringkasan penguatan sekunder ini sbb :
Sebuah stimulus yang kadang terjadi atau mengiringi sebuah penguatan akan mendapatkan karakteristik sebagai penguat tersendiri dan bisa disebut dengan penguatan terkondisikan sekunder.
Penguatan sekunder adalah positif jika penguatan yang berkorelasi dengannya adalah positif, dan sebaliknya.
Setelah terbentuk, penguatan sekunder adalah independen dan nonspesifik; ia bukan hanya memperkuat respon yang sama yang menghasilkan penguatan awal, tetapi ia juga akan mengkondisikan respon yang baru dan tak terkait dengan respon sebelumnya.
Melalui generalisasi, banyak stimuli yang berkorelasi dengan penguatan akan mendapatkan nilai penguatan sendiri – positif atau negatif.
Generalized Reinforcer
Penguat sekunder yang dipasangkan dengan lebih dari satu penguat utama. Contoh generalized reinforce adalah uang.
Allport berpendapat bahwa meskipun suatu aktivitas pernah dilakukan karena aktivitas itu menimbulkan penguatan, setelah beberapa waktu aktivitas itu sendiri menjadi penguat. Skinner mengatakan bahwa aktivitas semacam itu pada akhirnya menghasilkan penguatan utama atau sebaliknya mungkin akan lenyap. Namun Allport mengatakan bahwa aktivitas itu tak lagi bergantung pada penguatan utama.
Chaining (perantaian)
Merupakan proses dimana respon yang dapat membawa organisme berhubungan dengan stimuli yang bertindak sebagai SD untuk respon lainnya akan menyebabkannya mengalami stimuli yang menyebabkan respon ketiga, dan seterusnya.
Penguat Positif dan Negatif
Primary positive reinforcerment : sesuatu yang secara alamiah memperkuat bagi organism dan berkaitan dengan survival,seperti makanan dan minuman. Sebuah penguat positif positif, ntah itu primer atau sekunder, adalah sesuatu yang apabila ditambahkan ke situasi lain oleh suatu respon tertentu, akan meningkatkan probabilitas terulangnya respon tersebut.
Primary negative reinforce : sesuatu yang membahayakan secara tidak alamiah bagi organism, seperti suata yang amat tinggi atau setrum listrik. Sebuah penguat negative, ntah itu primer atau sekunder, adalah sesuatu yang apabila dihilangkan dari situasi oleh respon tertentu, akan meningkatkan probabilitas terulangnya respon tersebut.
Hukuman
Terjadi ketika suau respon menghilangkan sesuatu yang positif dari situasi atau menambahkan sesuatu yang negative. Argument utama Skinner yang menentang penggunaan hukuman adalah bahwa hukuman dalam jangka panjang tidak akan efektif.
Jadwal Penguatan
Continuous Reinforcement Schedule, setiap respon yang tepat selama akuisisi akan diperkuat.
Fixed Interval Reinforcement Schedule, penguatan akan diberikan terhadap respon yang dibuat hanya setelah sederet interval waktu.
Fixed Ration Reinforcement Schedule, setiap respon ke-n yang dilakukan akan diperkuat.
Variable Interval Reinforcement Schedule, penguatan diberikan setelah respon muncul pada akhir interval dari durasi variable.
Variable Ratio Reinforcement Schedule, akan menghasilkan tingkat respons yang tertinggi diantara lima jadwal yang dibahas ini. Caranya dengan mengeliminasi bentuk undak-undakan dalam catatan kumulatif seperti yang dijumpai pada jadwal Fixed Ratio.
Concurrent Schedules and the Matching Law. Prosedur ini dilakukan Skinner ketika melatih burung dara untuk mematuk dua kunci operan yang tersedia pada saat yang bersamaan tetapi memberikan penguatan di bawah jadwal yang berbeda.
Concurrent Chain Reinforcement Schedule, dipakai untuk meneliti perilaku pilihan-kompleks.
Progressive Ratio Schedules and Behavioral Economics, Metode rasio progresif mengharuskan hewan menunjukkan perilaku (suatu bayaran) untuk mendapatkan penguat tertentu. Jika suatu organism bersedia “membayar” lebih banyak untuk mendapatkan satu penguat dibanding penguat yang lainnya maka tipe penguat yang lebih dihargai itu lebih efektif ketimbang tipe penguat lainnya..
Perilaku Verbal
Skinner percaya bahwa perilaku verbal dapat dijelaskan dalam konteks teori penguatan, yang terklasifikasi dalam :
Mand berasal dari fakta bahwa ada demand (permintaan), contoh : “mand tambah garam”, tambah adalah tindakan sedangkan penguatan utama adalah garam.
Tact adalah penamaan objek atau kejadian di lingkungan dengan tepat, dan penguatannya berasal dari penguatan kesesuaian antara lingkungan dan perilaku verbal seseorang.
Echoic behavior adalah perilaku verbal yang diperkuat saat perilaku verbal orang lain diulang secara verbatism, contoh : guru TK yang mengajari anak mengulangi kata yang diucapkan guru.
Autoclitic behavior adalah perilaku yang didasarkan pada, bergantung pada perilaku verbal lain, berfungsi : untuk mengkualifikasikan respons, mengekspresikan relasi,dan menyediakan kerangka gramatikal untuk perilaku verbal.
Kontrak Kontingensi
Merupakan sejenis kontrak yang kita susun baik dengan diri kita sendiri atau dengan orang lain dimana di dalam kontrak berisi situasi yang akan memberikan diri sendiri hadiah jika situasi itu dilakukan dan menggunakan penguat langsung.
Sikap Skinner terhadap teori belajar
Pendekatan organism kosong adalah suatu pendekatan dimana kejadian behavioral harus dideskripsikan dalam term hal-hal yang langsung mempengaruhi perilaku dan tidak logis jika kita berusaha menjelaskan dalam term fisiologis.
Kebutuhan akan teknologi perilaku
Teknologi perilaku ini banyak ditentang karena hal ini membatasi manusia yang merupakan makhluk yang rasional, bebas dan bermanfaat.
RELATIVITAS PENGUATAN
David Premack
Secara tradisional, penguat primer dianggap terkait dengan keberlangsungan individu dan penguat sekunder adalah stimulus yang secara konsisten dipasangkan dengan penguat primer. Menurut Premack, setiap respon yang terjadi dengan frekuensi yang cukup tinggi dapat dipakai utnuk memperkuat respons yang terjadi dengan frekuensi cukup rendah. Revisi Prinsip Premack
Argumen Meehl yang menyatakan sebuah penguat dalam satu situasi dapat ditunjukkan untuk memodifikasi perilaku dalam situasi lain.
William Timberlake
Disequilibrium Hypothesis adalah setiap aktivitas dapat menjadi penguat jika suatu jadwal kontingensi membatasi akses hewan percobaan ke aktivitas itu. Jika kita menciptakan jadwal kontingensi yang akan mereduksi proporsi dari suatu kegiatan maka kita menciptakan ketidakseimbangna. Untuk menghasilkan hukuman (punishment), harus didesain suatu jadwal dimana pelaksanaan suatu aktivitas akan meningkatkan aktivitas lain melampaui basis dasarnya.
Dari perspektif ini, fungsi jadwal kontingensi adalah menghasilkan disekulibrium, bukan memberikan informasi yang menghubungkan respon dengan penguat atau memberi kontiguitas antara respon dan penguat.
KESALAHAN PERILAKU ORGANISME
Tokoh : Marian Breland
Kecenderungan perilaku bawaan pelan-pelan menggantikan perilaku yang dipelajari ini disebut sebagai instinctual drift. Breland menentang 3 asumsi behavioris :
(1) hewan mempelajari situasi sebagai tabula rasa
(2) perbedaan diantara berbagai spesies adalah tidak penting
(3) setiap respons dapat dikondisikan untuk setiap stimulus.
Salah satu fenomena lain adalah autoshaping yaitu perilaku itu dibentuk secara otomatis, Ada 2 pendekatan yang menjelaskan fenomena ini :
menyamakan dengan supersticious
Pengkondisian klasik ada hal yang muncul sebagai penguat primer dan sekunder.
PANDANGAN SKINNER TENTANG PENDIDIKAN
Belajar akan berlangsung sangat efektif apabila :
Informasi yang akan dipelajari disajikan secara bertahap
Pemberian umpan balik mengenai akurasi pembelajaran pelajar
Pembelajar mampu belajar dengan caranya sendiri
Behaviorist jarang menggunakan teknik pengajran ceramah. Menurut Skinnerian , problem perilaku akibat perencanaan pendidikan yang buruk.
WARISAN SKINNER : PSI,CBI DAN BELAJAR ON-LINE
Pendekatan Skinner untuk belajar terprogram mengandung ciri-ciri yang berasal dari teori belajarnya:
Langkah-langkah kecil berjalan dari satu frame ke frame yang lain
Respon yang jelas jawaban benar diperkuat dan jawaban salah dikoreksi
Umpan balik segera pemberian feedback langsung
Self-pacing siswa menempuh program belajar sesuai kemampuan dan kecepatan
Sistem Instruksi Personal
Tokoh : Fred Keller
Nama awal program: Keller Plan
Prinsip : mengindividualisasikan dan memberi umpan balik yang sering dan cepat mengenai kinerja siswa, terdiri dari empat langkah:
Menentukan materi yang diajarkan
Membagi materi ke dalam segmen-segmen
Menciptakan metode evaluasi sejauh mana siswa telah menguasai materi dalam segmen tertentu
Mengizinkan siswa melangkah dari satu segmen ke segmen lain sesuai kemampuan mereka
Instruksi berbasis computer
Hampir serupa dengan PSI, cuma kalau di PSI yang mengoperasikannya adalah seorang guru sedangkan di sini kompuetr yang mengambil peran. Jika siswa bisa melewati ujian tertentu maka ia akan diberikan izin untuk masuk ke level selanjutnya. Format pendidkan yang terkait dengan CBI adalah “kelas virtual” atau on-line education (pendidikan online).
Kritik terhadap CBI
Tidak ada interkasi antar guru dan siswa (interkasi langsung /tatap muka)
Ada materi pendidikan yang paling penting yang tidak biasa diklasifikasikan untuk diprogram atau disusun dalm segmen-segmen.
Kritik atas teori Skinner
Hukuman itu penting jika tidak ada hukuman maka tingkat perilaku menyimpang dapat meningkat karena pola pengasuhan yang salah (Staddon)
Skinner tidak mau menyusun teori padahal teori penting untuk menjelaskan data dan fenomena yang ada.
BENTUK WAJAH
mengetahui karakternya, lho! Bagaimana
BENTUK WAJAH kalian semua...
• Panjang dan tirus:
orang yang memiliki bentuk muka seperti ini umumnya sabar dan memiliki keteguhan hati. Ia juga memiliki pribadi menarik dan tidak suka bekerja setengah-setengah.
•
• Bulat:
Bentuk muka bulat menandakan orang yang penuh dengan vitalitas dan harapan. Ia suka menjadi pusat perhatian dan mampu mengubah suasana kaku menjadi suasana yang penuh gelak tawa.
•
• Lebar:
Ia sangat tolerir, mudah jatuh iba, serta memiliki wawasan yang luas.
•
• Persegi:
Sifatnya individualis dan memiliki keinginan yang kuat dalam mencapai mimpinya. Pemilik wajah seperti ini termasuk orang yang tidak bisa diam dan cekatan.
DAHI
• Licin:
Tipe orang yang pemikir dan cepat mengambil keputusan.
•
• Berkerut:
Bila kerutan yang tampak berupa garis-garis horisontal, hal ini menunjukkan orang tersebut mudah marah dan memiliki antusiasme yang tinggi.
MATA
• Tegang:
Bila terdapat bagian putih mata di antara iris atau selaput pelangi dan bagian bawah kelopak mata pada kedua mata, menunjukkan orang tersebut tertekan dan khawatir.
•
• Menantang:
Bila bagian putih terlihat di bagian atas iris, berarti selain tertekan orang tersebut juga galak.
•
• Terpisah:
Bila bagian putih tampak di sekeliling iris, lebih baik hindari orang ini. Soalnya, hal itu menunjukkan orang tersebut tidak stabil secara kejiwaan dan gampang marah.
•
• Garis-garis:
Bila tampak garis-garis kecil di bagian luar mata, orang tersebut termasuk tipe yang ramah, mudah tersenyum, dan cenderung selalu merasa bahagia.
ALIS
Alis mata dapat menjadi indikator yang menarik mengenai cara berpikir seseorang.
• Lurus:
Alis mata yang horizontal menunjukkan tipe orang yang penuh dengan gagasan. Mereka senang berdebat.
•
• Lengkung:
Bila memiliki alis mata yang melengkung, orang tersebut termasuk tipe orang yang memiliki rasa humor yang tinggi.
•
• Tipis:
Termasuk tipe orang yang kurang percaya diri, terutama bila alis mata agak ke atas dan melengkung.
•
• Menyambung:
Bila melihat orang dengan alis mata yang menyambung, berarti Anda berhadapan dengan seorang pemikir dan Anda dapat mengambil manfaat dengan memberikan semangat kepada mereka untuk membagi gagasan-gagasannya.
KELOPAK MATA
• Kecil:
Bila jarak antara bagian atas kelopak mata dan bulumata sangat dekat, menunjukkan orang tersebut mandiri dan dapat menjaga jarak dengan orang lain.
•
• Lebar:
Kelopak mata yang lebar merupakan tanda sang pemilik memiliki sifat tidak mandiri.
HIDUNG
• Kecil:
Orang yang berhidung kecil umumnya memiliki pembawaan lemah, sering tidak dapat diandalkan, dan pikirannya gampang berubah-ubah.
•
• Besar:
Hidung besar menandakan orang yang mempunyai inisiatif, mantap, serta memiliki karakter yang kuat.
•
• Pesek:
Hidung yang besar tetapi pesek, biasanya pembawaannya tidak kaku dengan sekelilingnya. Pragmatis, hanya percaya pada dirinya sendiri, mudah bergaul, dan berani.
•
• Mancung:
Biasanya bersifat terus terang, kendati kadang agak pedas bila berbicara. Mengagumi diri sendiri, susah mengambil keputusan, dan peka.
TELINGA
• Kecil:
Biasanya merasa tidak aman tetapi pada umumnya tahu apa yang mereka inginkan. Mereka juga termasuk jenis pekerja keras.
•
• Tajam:
Bersifat kaku dan tidak santai.
•
• Telinga yang berambut:
Pemiliknya bersifat cermat dan teliti. Waktu dan tenaganya habis untuk hal-hal yang tidak penting.
DAGU & RAHANG
• Rahang persegi:
Bersifat keras dan memiliki kemampuan untuk membuat impian-impiannya menjadi kenyataan.
•
• Dagu yang menonjol keluar:
Merasa dirinya penting dan selalu benar. Menurut pendapatnya, tidak seorang pun yang benar kecuali dirinya.
PIPI
• Pipi yang bentuknya bagus:
Merupakan ciri-ciri dari sifat yang cekatan, berenergi, percaya diri dan dapat menerima kesalahan orang lain.
•
• Lesung pipi:
Selain membuat orang tersebut menjadi menarik, lesung pipi juga merupakan simbol keserasian dari pemiliknya.
BIBIR
• Tebal:
Bersifat murah hati dan senang membicarakan tentang dirinya sendiri.
•
• Tipis:
Bila bentuk bibirnya tipis dan bulat, merupakan tanda dari kepribadian yang tertutup dan peka.
•
• Bibir atas tipis dan bibir bawah tebal:
Menunjukkan tipe orang yang persuasif.
BENTUK WAJAH kalian semua...
• Panjang dan tirus:
orang yang memiliki bentuk muka seperti ini umumnya sabar dan memiliki keteguhan hati. Ia juga memiliki pribadi menarik dan tidak suka bekerja setengah-setengah.
•
• Bulat:
Bentuk muka bulat menandakan orang yang penuh dengan vitalitas dan harapan. Ia suka menjadi pusat perhatian dan mampu mengubah suasana kaku menjadi suasana yang penuh gelak tawa.
•
• Lebar:
Ia sangat tolerir, mudah jatuh iba, serta memiliki wawasan yang luas.
•
• Persegi:
Sifatnya individualis dan memiliki keinginan yang kuat dalam mencapai mimpinya. Pemilik wajah seperti ini termasuk orang yang tidak bisa diam dan cekatan.
DAHI
• Licin:
Tipe orang yang pemikir dan cepat mengambil keputusan.
•
• Berkerut:
Bila kerutan yang tampak berupa garis-garis horisontal, hal ini menunjukkan orang tersebut mudah marah dan memiliki antusiasme yang tinggi.
MATA
• Tegang:
Bila terdapat bagian putih mata di antara iris atau selaput pelangi dan bagian bawah kelopak mata pada kedua mata, menunjukkan orang tersebut tertekan dan khawatir.
•
• Menantang:
Bila bagian putih terlihat di bagian atas iris, berarti selain tertekan orang tersebut juga galak.
•
• Terpisah:
Bila bagian putih tampak di sekeliling iris, lebih baik hindari orang ini. Soalnya, hal itu menunjukkan orang tersebut tidak stabil secara kejiwaan dan gampang marah.
•
• Garis-garis:
Bila tampak garis-garis kecil di bagian luar mata, orang tersebut termasuk tipe yang ramah, mudah tersenyum, dan cenderung selalu merasa bahagia.
ALIS
Alis mata dapat menjadi indikator yang menarik mengenai cara berpikir seseorang.
• Lurus:
Alis mata yang horizontal menunjukkan tipe orang yang penuh dengan gagasan. Mereka senang berdebat.
•
• Lengkung:
Bila memiliki alis mata yang melengkung, orang tersebut termasuk tipe orang yang memiliki rasa humor yang tinggi.
•
• Tipis:
Termasuk tipe orang yang kurang percaya diri, terutama bila alis mata agak ke atas dan melengkung.
•
• Menyambung:
Bila melihat orang dengan alis mata yang menyambung, berarti Anda berhadapan dengan seorang pemikir dan Anda dapat mengambil manfaat dengan memberikan semangat kepada mereka untuk membagi gagasan-gagasannya.
KELOPAK MATA
• Kecil:
Bila jarak antara bagian atas kelopak mata dan bulumata sangat dekat, menunjukkan orang tersebut mandiri dan dapat menjaga jarak dengan orang lain.
•
• Lebar:
Kelopak mata yang lebar merupakan tanda sang pemilik memiliki sifat tidak mandiri.
HIDUNG
• Kecil:
Orang yang berhidung kecil umumnya memiliki pembawaan lemah, sering tidak dapat diandalkan, dan pikirannya gampang berubah-ubah.
•
• Besar:
Hidung besar menandakan orang yang mempunyai inisiatif, mantap, serta memiliki karakter yang kuat.
•
• Pesek:
Hidung yang besar tetapi pesek, biasanya pembawaannya tidak kaku dengan sekelilingnya. Pragmatis, hanya percaya pada dirinya sendiri, mudah bergaul, dan berani.
•
• Mancung:
Biasanya bersifat terus terang, kendati kadang agak pedas bila berbicara. Mengagumi diri sendiri, susah mengambil keputusan, dan peka.
TELINGA
• Kecil:
Biasanya merasa tidak aman tetapi pada umumnya tahu apa yang mereka inginkan. Mereka juga termasuk jenis pekerja keras.
•
• Tajam:
Bersifat kaku dan tidak santai.
•
• Telinga yang berambut:
Pemiliknya bersifat cermat dan teliti. Waktu dan tenaganya habis untuk hal-hal yang tidak penting.
DAGU & RAHANG
• Rahang persegi:
Bersifat keras dan memiliki kemampuan untuk membuat impian-impiannya menjadi kenyataan.
•
• Dagu yang menonjol keluar:
Merasa dirinya penting dan selalu benar. Menurut pendapatnya, tidak seorang pun yang benar kecuali dirinya.
PIPI
• Pipi yang bentuknya bagus:
Merupakan ciri-ciri dari sifat yang cekatan, berenergi, percaya diri dan dapat menerima kesalahan orang lain.
•
• Lesung pipi:
Selain membuat orang tersebut menjadi menarik, lesung pipi juga merupakan simbol keserasian dari pemiliknya.
BIBIR
• Tebal:
Bersifat murah hati dan senang membicarakan tentang dirinya sendiri.
•
• Tipis:
Bila bentuk bibirnya tipis dan bulat, merupakan tanda dari kepribadian yang tertutup dan peka.
•
• Bibir atas tipis dan bibir bawah tebal:
Menunjukkan tipe orang yang persuasif.
karakter pria cancer
PRIA CANCER > eprian anak bina darma gitu...
Pria paling sensitif dan paling lemah secara emosi dari semua zodiak yang ada. Sebagian besar pekerja seni adalah Cancer. Cancer dikendalikan oleh "bulan" dan bulan menampilkan wajah berbeda setiap hari, maka mood dan emosi pria Cancer juga akan berubah tiap hari.
Cowok Cancer sangat peduli dengan perasaan orang lain, atau memikirkan perasaan mereka. Ia sangat tidak suka dipermalukan, dan cenderung terlalu melindungi diri, sehingga banyak orang merasa ia adalah orang yang dingin. Kreatif, berbakat, imajinatif, adalah karakter pria Cancer.
Cowok Cancer dapat menjadi sangat lucu, sangat pendiam, dan kemudian secara mendadak sangat sedih. Hidup denganya dapat menjadi kejutan besar, anda mendapat cowok yang pas, dan tidak akan pernah merasa bosan. Ia merasa rumah adalah "sarang", dan adalah tempat paling aman baginya.
Cowok Zodiak Cancer bukanlah tipe orang lemah. Begitu mudah untuk jatuh cinta pada cowok cancer ini, karena ia begitu lembut dan sopan. Kecerdikan dan pemikiran kreatifnya dapat memenangkan hati anda dengan mudah. Ia akan rela keluar dari tempat persembunyiannya untuk melindungi anda walaupun mungkin ia tidak akan membuka dirinya kepada orang lain. Tidak banyak orang akan memenangkan hatinya.
Rasa aman pada dirinya hanyalah pada saat ia memiliki uang dalam kantongnya. Ketika ia mulai merasa mapan, maka ia akan berpikir untuk membina keluarga. Walaupun ia suka mencari dan menyimpan uang, ia bukan orang pelit. Membelanjakan uang adalah bagian dari citra positif dirinya, maka ia akan dengan senang membelanjakan uangnya untuk mengajak anda pergi ke restoran mahal atau membeli perhiasan untuk anda.
Tentunya pada saat ia memiliki cukup uang. Ia sangat posesif terhadap semua barang yang dianggap miliknya. Jangan pernah coba membicarakan mengenai cowok lain didepannya, atau kalau tidak, dia akan curiga. Karena ia tidak begitu percaya diri mengenai kompetisi seperti ini.
Jika dia berpikir bahwa anda adalah cinta sejatinya, dan cobalah untuk menghilang sebentar. Dia pasti akan segera mencari anda. Dia adalah pria pemalu, tetapi jika ia menyukai anda, maka tiap kali anda bangun, anda akan melihatknya didepan rumah anda tiap hari sampai akhirnya anda mau keluar bersamanya, seorang cowok yang teguh. Ia menyukai cewek yang mandiri, ceria dan aktif, percaya diri, tetapi selalu berlaku sopan dan layak.
Cowok Cancer menyukai wanita yang mandiri, tetapi juga mampu menghadapi perubahan cepat. Tipe wanita yang sangat sulit dicari. Pada awalnya, anda dan dia akan sangat manis dan dia hanya akan memikirikan mengenai diri anda. Hal "super romantis" ini tidak akan berlangsung selamanya, maka jangan lepaskan kesempatan ini. Jika anda menginginkan perhatian anda, maka buatlah diri anda menarik. Jadilah orang yang selalu mendukung, dan terkadang berilah dia pujian, tetapi jangan terlalu banyak, tinggalkan kesan bahwa anda tulus.
Tidak seperti Zodiak lainnya, jika ia marah, maka lebih baik anda tinggalkan dia sendiri. Ia akan tenang dengan sendirinya. Memberikan sentuhan lembut pada bahunya, atau memberikan ekspresi yang memperlihatkan bahwa anda khawatir sudah cukup. Ia mencintai ibunya, maka usahakanlah menjadi favorit ibunya, tetapi jangan bertingkah seperti ibunya.
Pria paling sensitif dan paling lemah secara emosi dari semua zodiak yang ada. Sebagian besar pekerja seni adalah Cancer. Cancer dikendalikan oleh "bulan" dan bulan menampilkan wajah berbeda setiap hari, maka mood dan emosi pria Cancer juga akan berubah tiap hari.
Cowok Cancer sangat peduli dengan perasaan orang lain, atau memikirkan perasaan mereka. Ia sangat tidak suka dipermalukan, dan cenderung terlalu melindungi diri, sehingga banyak orang merasa ia adalah orang yang dingin. Kreatif, berbakat, imajinatif, adalah karakter pria Cancer.
Cowok Cancer dapat menjadi sangat lucu, sangat pendiam, dan kemudian secara mendadak sangat sedih. Hidup denganya dapat menjadi kejutan besar, anda mendapat cowok yang pas, dan tidak akan pernah merasa bosan. Ia merasa rumah adalah "sarang", dan adalah tempat paling aman baginya.
Cowok Zodiak Cancer bukanlah tipe orang lemah. Begitu mudah untuk jatuh cinta pada cowok cancer ini, karena ia begitu lembut dan sopan. Kecerdikan dan pemikiran kreatifnya dapat memenangkan hati anda dengan mudah. Ia akan rela keluar dari tempat persembunyiannya untuk melindungi anda walaupun mungkin ia tidak akan membuka dirinya kepada orang lain. Tidak banyak orang akan memenangkan hatinya.
Rasa aman pada dirinya hanyalah pada saat ia memiliki uang dalam kantongnya. Ketika ia mulai merasa mapan, maka ia akan berpikir untuk membina keluarga. Walaupun ia suka mencari dan menyimpan uang, ia bukan orang pelit. Membelanjakan uang adalah bagian dari citra positif dirinya, maka ia akan dengan senang membelanjakan uangnya untuk mengajak anda pergi ke restoran mahal atau membeli perhiasan untuk anda.
Tentunya pada saat ia memiliki cukup uang. Ia sangat posesif terhadap semua barang yang dianggap miliknya. Jangan pernah coba membicarakan mengenai cowok lain didepannya, atau kalau tidak, dia akan curiga. Karena ia tidak begitu percaya diri mengenai kompetisi seperti ini.
Jika dia berpikir bahwa anda adalah cinta sejatinya, dan cobalah untuk menghilang sebentar. Dia pasti akan segera mencari anda. Dia adalah pria pemalu, tetapi jika ia menyukai anda, maka tiap kali anda bangun, anda akan melihatknya didepan rumah anda tiap hari sampai akhirnya anda mau keluar bersamanya, seorang cowok yang teguh. Ia menyukai cewek yang mandiri, ceria dan aktif, percaya diri, tetapi selalu berlaku sopan dan layak.
Cowok Cancer menyukai wanita yang mandiri, tetapi juga mampu menghadapi perubahan cepat. Tipe wanita yang sangat sulit dicari. Pada awalnya, anda dan dia akan sangat manis dan dia hanya akan memikirikan mengenai diri anda. Hal "super romantis" ini tidak akan berlangsung selamanya, maka jangan lepaskan kesempatan ini. Jika anda menginginkan perhatian anda, maka buatlah diri anda menarik. Jadilah orang yang selalu mendukung, dan terkadang berilah dia pujian, tetapi jangan terlalu banyak, tinggalkan kesan bahwa anda tulus.
Tidak seperti Zodiak lainnya, jika ia marah, maka lebih baik anda tinggalkan dia sendiri. Ia akan tenang dengan sendirinya. Memberikan sentuhan lembut pada bahunya, atau memberikan ekspresi yang memperlihatkan bahwa anda khawatir sudah cukup. Ia mencintai ibunya, maka usahakanlah menjadi favorit ibunya, tetapi jangan bertingkah seperti ibunya.
bahasa tubuh
Kita bisa mempelajari bahasa tubuh lawan bicara. Eprian memberi rahasianya.:
Bahasa Kepala
- Condong ke arah Anda: tertarik, setuju.
- Menjauh secara mendadak: curiga, tidak percaya.
- Topang dagu: bosan.
- Mengangguk: setuju.
- Banyak menoleh: tidak sabar, ingin menyudahi pembicaraan.
Bahasa Mata
- 60 persen menatap langsung: tertarik.
- 80 persen tatapan langsung: tertarik secara seksual.
- 100 persen tatapan langsung: perlawanan.
- Penghindaran tatapan: me¬nyem¬bunyikan sesuatu.
- Lensa mata membesar: sangat tertarik.
- Tatapan jatuh ke bawah dan melirik ke kiri/kanan: tertarik pada Anda.
- Lirik kanan/kiri langsung: bosan.
- Kedipan cepat: tidak setuju.
Bahasa Tangan
- Telapak terbuka ke atas: jujur terbuka.
- Telapak di saku atau tertutup: menyembunyikan sesuatu.
- Mengepal: tegang, tidak nyaman, marah.
- Menutup mulut/hidung: indikasi berbohong.
- Membentuk kerucut: percaya diri atau yakin.
- Tangan di atas meja: siap untuk setuju.
- Jari mengetuk-ngetuk: bosan atau ingin bicara.
Gerakan Lain
- Dada atau pinggul didekatkan: tertarik secara seksual.
- Kaki mengetuk lantai: ingin bicara atau bosan.
Nada atau Kecepatan Bicara
- Lambat dan nada akhir turun: yakin dan menguasai.
- Penekanan kata: otoritatif.
- Nada dan kecepatan meninggi: emosi, tegang, atau menyembunyikan sesuatu.
Bahasa Penolakan
- Kaki atau tangan bersilang.
- Melirik ke kiri/kanan, kepala menoleh ke kiri atau kanan.
- Tatapan langsung minimal.
- Mengetukkan jari atau kaki. Arah kaki tidak kepada Anda.
- Postur tubuh tertutup.
Bahasa Keterbukaan
- Tatapan langsung banyak dengan lensa mata membesar.
- Tangan menangkup membentuk menara.
- Arah kaki kepada Anda.
- Postur tubuh terbuka.
Bahasa Siap Menerima
- Kontak mata lebih 60 persen dan banyak senyum lepas.
- Tubuh atau kepala mencondong kepada Anda.
- Banyak anggukan dan wajah menghadap langsung ke Anda.
- Tangan terbuka di atas meja.
Bahasa Curiga
- Postur tubuh tertutup
- Tangan berada di saku atau posisi menyilang.
- Tatapan melalui sudut mata (lirikan) berulang kali.
- Arah kaki menyerong.
Bahasa Tidak Jujur
- Banyak menatap ke samping khususnya pada bagian kata atau kalimat bohong.
- Tangan sering menutup mulut atau hidung, atau meraba hidung atau telinga.
- Postur tidak nyaman.
Bahasa Kepala
- Condong ke arah Anda: tertarik, setuju.
- Menjauh secara mendadak: curiga, tidak percaya.
- Topang dagu: bosan.
- Mengangguk: setuju.
- Banyak menoleh: tidak sabar, ingin menyudahi pembicaraan.
Bahasa Mata
- 60 persen menatap langsung: tertarik.
- 80 persen tatapan langsung: tertarik secara seksual.
- 100 persen tatapan langsung: perlawanan.
- Penghindaran tatapan: me¬nyem¬bunyikan sesuatu.
- Lensa mata membesar: sangat tertarik.
- Tatapan jatuh ke bawah dan melirik ke kiri/kanan: tertarik pada Anda.
- Lirik kanan/kiri langsung: bosan.
- Kedipan cepat: tidak setuju.
Bahasa Tangan
- Telapak terbuka ke atas: jujur terbuka.
- Telapak di saku atau tertutup: menyembunyikan sesuatu.
- Mengepal: tegang, tidak nyaman, marah.
- Menutup mulut/hidung: indikasi berbohong.
- Membentuk kerucut: percaya diri atau yakin.
- Tangan di atas meja: siap untuk setuju.
- Jari mengetuk-ngetuk: bosan atau ingin bicara.
Gerakan Lain
- Dada atau pinggul didekatkan: tertarik secara seksual.
- Kaki mengetuk lantai: ingin bicara atau bosan.
Nada atau Kecepatan Bicara
- Lambat dan nada akhir turun: yakin dan menguasai.
- Penekanan kata: otoritatif.
- Nada dan kecepatan meninggi: emosi, tegang, atau menyembunyikan sesuatu.
Bahasa Penolakan
- Kaki atau tangan bersilang.
- Melirik ke kiri/kanan, kepala menoleh ke kiri atau kanan.
- Tatapan langsung minimal.
- Mengetukkan jari atau kaki. Arah kaki tidak kepada Anda.
- Postur tubuh tertutup.
Bahasa Keterbukaan
- Tatapan langsung banyak dengan lensa mata membesar.
- Tangan menangkup membentuk menara.
- Arah kaki kepada Anda.
- Postur tubuh terbuka.
Bahasa Siap Menerima
- Kontak mata lebih 60 persen dan banyak senyum lepas.
- Tubuh atau kepala mencondong kepada Anda.
- Banyak anggukan dan wajah menghadap langsung ke Anda.
- Tangan terbuka di atas meja.
Bahasa Curiga
- Postur tubuh tertutup
- Tangan berada di saku atau posisi menyilang.
- Tatapan melalui sudut mata (lirikan) berulang kali.
- Arah kaki menyerong.
Bahasa Tidak Jujur
- Banyak menatap ke samping khususnya pada bagian kata atau kalimat bohong.
- Tangan sering menutup mulut atau hidung, atau meraba hidung atau telinga.
- Postur tidak nyaman.
Langganan:
Postingan (Atom)